Tinggi Terbawa oleh Ruasnya

by - 7:17:00 PM


Malam ini hujan mengguyur kota
Aku berjalan menunduk menyusuri jalan
Langkahku terhenti di suatu kubangan air yang mencerminkan seseorang
Seseorang yang membuatku membangun harapan, yang kemudian runtuh hanya dengan sekali sentuh

Dia runtuhkan pertahanan hati yang sengaja ku bangunkan sebuah tembok raksasa
Tak kasat mata tapi hebat menghalangi rasa
Apalagi terhadap cinta, yang tak pernah punya cukup tenaga walau hanya untuk mendongak meminta
Tembokku tinggi. Tinggi hati dari cinta yang selalu rendah diri

Betapa kukuhpun cinta bertahan mengucap salam dari balik tembok raksasaku untuk sekedar bertamu di muka beranda, tetap saja hatiku menulikan telinga
Hingga bertamulah dia
Lelaki berjubah kehangatan, penyusup yang tidak mengatasnamakan cinta tapi ia buat aku berbagi cita

Kilat menyambar. Tersentak aku menutup mata
Dia hilang. Aku menggigil menahan rasa
Dimana dia? Bersembunyi di balik kata, aku tak lagi mengerti alur cerita

Petir menggelegar. Aku berlari dibawah hujan deras
Memasang tekad membangun kembali tembok tinggi lagi kokoh dan keras
Pukul 9 malam dan hujan berhenti, aku dihujani kesadaran diri
Selama ini aku telah jatuh sendiri, ada luka tertinggal menyakiti
Itulah kenapa aku memilih pergi

"Scars have the strength power to remind us that our past is real"

You May Also Like

0 komentar