Entah kemana

by - 3:38:00 PM


Aku membangunkannya payah 
Untuk kutanyakan arah
Kudapati aku harus ke selatan
Untuk melupakan 

Aku tidak lagi di timur, yang kemerahan seperti fajar saat matahari datang 
Dia masih tertidur, ketika aku sudah bangun waktu subuh menjelang 
Pun tidak memilih utara yang sunyi tanpa diutarakan
Karena sepi bisa membuatku tidak bergerak seperti mati dan aku tak tahan
Dia juga tidak mau barat dengan keramaiannya 
Karena jingga, aku tak sama dengannya

Lalu kudapati kamu ketika aku masih mengharapkan barat
Waktu berjalan sangat lambat
Menuju selatan tidak pernah mudah bagi siapapun
Aku berusaha tanpa ampun 

Kamu di tengah
Aku baru tau itu juga pilihan
Ternyata kita tidak harus menuju arah
Karena kudapati kamu menapaki tangga dengan pasti walau pelan 

Aku tertarik
Menuju tengah
Karena selatan sungguh tidak menarik
Membuat jengah 

Berada di tengah, seperti magnet, aku ikut mencoba menyusun tangga
Kususun tangga pertama, kedua, ketiga dan seterusnya
Berada di tengah, aku berkuasa atas arah.
Disitu ada kamu yang membantu sebagai pengarah 

Kini ada yang menawariku ke barat
Sedang aku masih kemerahan ketika fajar
Di tengah aku senang menyusun tangga dan masih ingin berkutat
Kurasa ini semua tidak benar 

Kisah di timur, pengalaman di selatan, aku siap merelakan
Menyusun tangga di tengah, kemudian menuju barat, mungkin itu yang kuinginkan 
Kamu mencegat
Takut tidak bisa membawaku ke barat
Sekali lagi, aku tidak tahu kemana harus berjalan
Katamu, aku harus bertanya pada tuhan 


Kakak nya Dilan, 
Jago, 21 Oktober 2018

You May Also Like

0 komentar